Monday, May 9, 2016

LGBT DALAM PERSPEKTIF ALKITAB



(Sebuah Perenungan dan Pijakan Sendiri dalam Menyikapi Tanda-tanda Zaman)

PENDAHULUAN
Salah satu fenomena sosial yang terjadi pada masyarakat global pada dekade belakangan ini adalah munculnya dorongan yang kuat dari kelompok LGBT (Lesbian,Gay,Biseksual,dan Transgender) untuk menuntut persamaan hak dan keadilan bagi mereka. Kelompok ini ingin tampil secara umum dan mengakui bahwa dirinya bukanlah hal yang terlalu tabu, apalagi dianggap aib. Sehingga mereka juga merasa mempunyai hak asasi yang sama secara hukum, bahkan juga di dalam lembaga gereja untuk mendapatkan pelayanan, khususnya pernikahan.

Di sinilah gereja dan kekristenan kembali bergumul menghadapi desakan arus kelompok ini, karena gereja juga harus tetap berhati-hati menentukan sikapnya ditengah jemaat; cerdik dan tulus dalam mengambil keputusan yang tegas. Jikalau Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa homoseksualitas adalah dosa, maka gereja juga tidak boleh memberikan izin bagi lembaga pernikahan sesama jenis. Ini bukan tentang hak asasi manusia, tetapi tentang otoritas tertinggi yang dipercayai oleh gereja, yaitu Alkitab sendiri.

KONTROVERSI LGBT SEBAGAI TANDA-TANDA ZAMAN
Bagaimana kita dapat mengenal LGBT dengan lebih dekat? Tentulah ada banyak pandangan yang telah membahas; baik mendukung maupun tidak, saat menyikapi munculnya kelompok LGBT ini dalam masyarakat global. LGBT termasuk dalam sindrom perilaku YTT (yang tidak ditentukan / not otherwise specified) yang berhubungan dengan ganguan fisiologis dan faktor fisik. Istilah Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) mengemuka (trend) sejak awal tahun 1990-an. LGBT digunakan untuk menggantikan istilah-istilah yang sebelumnya dipakai (mis. Homoseksual). Dalam perkembangannya, dibeberapa Negara mengizinkan kelompok LGBT secara resmi mengakui “perkawinan sejenis” (civil marriage/union/ partnership) dan bahkan militer di USA menyatakan kecenderungan seksualnya secara terbuka.

Perilaku seksual sesama dan identitas gender telah dikenal sejak dulu, sedangkan identitas homoseksualitas baru muncul di kota-kota besar pada awal abad ke-20. Namun akhir tahun 1960-an gerakan LGBT mulai berkembang melalui kegiatan pengorganisasian oleh kelompok wanita transgender (waria). Pada dasawarsa tersebut juga terjadi sejumlah pertemuan nasional awal, dengan disertai beberapa perkembangan penting dalam gerakan LGBT. Bahkan hingga saat ini, kita tidak heran dengan keberadaan mereka sebab dibeberapa Negara, seperti USA dan Belanda yang telah mengakui dan melegalkan keberadaan mereka.

Di Indonesia kelompok ini mengalami kontroversi bahkan perlawanan. Berbagai kalangan memiliki pendapat yang pro dan kontra terhadap munculnya komunitas atau kelompok LGBT secara terbuka. Karena dianggap bahwa LGBT adalah perilaku seksual yang menyimpang. Adanya gerakan kampanye yang melegalitaskan pernikahan sejenis. Bahkan kelompok ini telah membentuk organisasi LGBT. Bahkan terlihat jelas di Negara yang sudah melegalkannya secara hukum melalui UU, bahwa ada pejabat pemerintah yang berani menyatakan dirinya bisexual dan gay.  Persoalan LGBT semata-mata tidak hanya sebatas mengakomodir hak asasi seseorang atau kelompok yang dianggap sebagai persoalan HAM. Namun persoalan LGBT juga sampai memberikan dampak terhadap resiko penularan HIV AIDS dan penyakit menular seksual lainnya.      
Hal ini terjadi karena kelompok LGBT ini mempunyai pasangan lebih dari satu, baik heteroseksual maupun homoseksual (gay dan lesbi). Bahkan berhubungan seks dengan tidak aman (tanpa menggunakan kondom), melakukan hubungan seks anal, karena hubungan ini mudah menimbulkan luka. LGBT merupakan populasi kunci dalam pengendalian HIV karena memiliki perilaku seksual beresiko yang berdampak pada epidemi HIV. Karena itulah, dampak yang ditimbulkan oleh kelompok LGBT ini dianggap sebagai penyakit yang harus dicegah dan diantisipasi supaya tidak berdampak kepada orang banyak.

Afrika selatan merupakan salah satu negara yang sudah melegalkan LGBT yang diresmikan pada tanggal 30 November 2006, dengan penderita HIV AIDS terbanyak pada tahun 2014. Sekitar 12 persen dari populasi Afrika Selatan dipengaruhi oleh AIDS, dan sekitar 310.000 orang meninggal setiap tahunnya karena penyakit tersebut. Melihat data yang ada tentunya kita harus sadar bahwa LGBT juga dapat menjadi perilaku penularan HIV, penyakit yang sampai saat ini belum ada obatnya. Selain HIV penyakit Sifilis juga dapat terjadi jika melakukan hubungan homoseksual, bahwa kaum gay atau homoseksual memang sangat rentan terhadap penyakit menular seksual. 

KEBERADAAN LGBT DALAM ALKITAB
Pembahasan LGBT di dalam Alkitab, khususnya Perjanjian Baru, sangat jelas tentang bagaimana seharusnya paradigma orang Kristen menghadapi kelompok LGBT (Lesbian,Gay,Biseksual,dan Transgender). Alkitab secara tegas menunjukkan bahwa homoseksualitas adalah dosa, tetapi Alkitab tidak menyatakan bahwa para pelakunya – dalam hal ini biasa disebut gay, lesbian dan pelaku transgender – bebas diperlakukan dalam ketidakadilan seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Tuhan Yesus sangat membeci dosa homoseksualitas, sama seperti Dia membenci dosa-dosa yang lain, tetapi Dia tetap mengasihi mereka yang terlibat di dalam-Nya. Tuhan mau para gay dan lesbian ini diperlakukan dalam terang kasih ilahi, sehingga mereka dapat bertobat dan dipulihkan dari dosa homoseksualitas.

Alkitab memang tidak langsung berbicara tentang LGBT, namun praktek orang-orang seprti itu dengan tegas diperingatkan. Hal ini juga mendapat pembahasan yang sangat serius di dalam gereja yang dilayani oleh Rasul Paulus, di dalam jemaat. Namun, sekalipun gereja membenci dan memusuhi dosa homoseksualitas, tetapi gereja harus tetap mengasihi gay dan lesbian dalam kasih Kristus, sehingga mereka dapat dibawa kembali dari dosa-dosa itu dan disadarkan kepada tujuan seksualitas yang sebenarnya, yaitu sebagai ciptaan yang kemuliaan Tuhan. Meskipun Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender berdosa dengan orientasi seksualitasnya, adalah tidak benar jika kita bebas melakukan tindakan kekerasan dan penganiayaan kepada mereka. Yang harus dilakukan gereja adalah menyadarkan mereka dan membawa mereka kepada pertobatan di dalam Tuhan Yesus.

Dalam PL dinyatakan, “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian. (Imamat 18:22). Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian (Imamat 20:13) sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang. Namun demikian orang-orang yang bermimpi-mimpian ini juga mencemarkan tubuh mereka dan menghina kekuasaan Allah serta menghujat semua yang mulia di sorga (Yudas 1:7-8).

PB juga jelas menyebutkan bahwa homoseksualitas adalah dosa dan kekejian di mata Allah. Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki (Roma 1:24-27). Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit*, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah (1 Korintus 6:9-10).

Tuhan tidak pernah menciptakan seseorang dengan keinginan seksualitas yang salah. Homoseksualitas bukan merupakan dalih untuk hidup dalam dosa dengan mengikuti keinginan dosa mereka.Tetapi Alkitab tidak menggambarkan homoseksualitas sebagai dosa yang “lebih besar” dibanding dosa-dosa lainnya. Semua dosa adalah kekejian dan tidak menyenangkan Tuhan. Homoseksualitas hanyalah salah satu dari sekian banyak hal yang dicantumkan dalam 1 Korintus 6:9-10 yang menghalangi seseorang dari Kerajaan Allah. Menurut Alkitab, pengampunan Allah tersedia bagi kaum LGBT, sama seperti bagi orang yang berzinah, penyembah berhala, pembunuh, pencuri, dll. Allah juga menjanjikan kekuatan untuk menang terhadap dosa, termasuk homoseksualitas, kepada setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus untuk keselamatan mereka.

Oleh karena itu Gereja harus memperhatikan dengan seksama masalah seksualitas kelompok LGBT ini secara jujur dan realistik dalam kasih dan pengertian. Tuhan jelas tidak menginginkan seorang pun terikat dan menjadi LGBT. Kasih karunia-Nya cukup untuk memberikan kemenangan bagi mereka yang sedia (bersedia) menaklukkan masalah ini kepada-Nya. Gereja perlu mengambil prakarsa memberitakan pesan yang menimbulkan harapan ini kepada kaum atau kelompok LGBT. Gereja harus ambil bagian di dalam karya Tuhan Yesus Kristus untuk membawa penyadaran di kalangan kelompok atau komunitas LGBT ini.

* Dikutip dari berbagai sumber  

Friday, May 6, 2016

Kunjungan kasih






Jumat, 6 Mei 2016 pukul 04.30 wib Seksi Perempuan Jemaat Khusus GKPI Dumai Kota mengadakan Kunjungan kasih ke Panti Asuhan Mamre GKPI. Rombongan bus yang datang membangunkan penghuni Mamre, sehingga suasan pagi menjadi berbeda dengan biasanya. Kunjungan ini dipimpin oleh inang Pdt. Hanna Bakara, STh., dgn jumlah rombangan 22 orang.

Perjalanan jauh yang ditempuh sekitar 12 jam tidak membuat sukacita rombongan GKPI Dumai Kota menjadi berkurang. Rombongan yg hadir tampak menikmati suasana sarapan pagi bersama dengan anak-anak Mamre dan dilanjutkan degan ramah tamah dan perkenalan dari masing-masing. Suasana semakin seru ketika Seksi Perempuan mengumandangkan koor yang khusus dipersembahkan buat keluarga besar Panti Asuhan Mamre GKPI. 

Tidak terasa sukacita rombongan yang hadir menjadi meluap sehingga banyak ibu-ibu yang spontan bernyanyi memuji Tuhan untuk menghibur anak-anak mamre. Kiranya semua ungkapan syukur yang dipersembahkan; baik pujian dan persembahan uang menjadi madah pujian yang berkenan kepada Tuhan yg memberkati perjumpaan yg terjadi.

Semoga rombongan dapat menikmati perjalanan dan selamat tiba ditujuan hingga kembali ke Dumai dgn penuh pengharapan. Sampai bertemu kembali...Horas

Sunday, May 1, 2016

IKUT SIAPA?



Yesus Kristus tetap sama,
baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya
Ibrani 13:8

Anak sekolah harus mengikuti guru supaya dapat menjadi seperti yang dicita-citakan. Karyawan perusahaan harus mengikuti manager untuk dapat bekerja seperti yang sudah ditentukan. Anggota partai harus mengikuti pemimpin partai jika hendak menjadi kader yang loyal. Warga negara yang baik harus mengikuti presiden sebagai pemimpin di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tentunya, hal yang sama juga kita alami dalam kehidupan bergereja. Kita juga harus mengikuti Tuhan Yesus Kristus sebagai Sang Kepala Gereja, melalui para pelayan-pelayan-Nya yang menyampaikan firman Allah serta memperhatikan iman kita, karena merekalah yang bertanggungjawab dan berjaga-jaga atas hidup dan jiwa umat-Nya.

Demikian halnya dalam nas ini, penulis Ibrani mengingatkan dan menasehati agar orang-orang Ibrani yang sudah menerima Kistus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya tetap menjaga hidup mereka agar tidak cemar seperti hidup orang-orang yang belum mengenal Kristus. Juga berbuat baik kepada semua orang lain, dengan memberi tumpangan dan bantuan. Sebab dengan perbuatan-perbuatan itu, sesungguhnya ditujukan kepada Tuhan. Penulis Ibrani juga memberikan pesan pokok supaya jemaat menaati dan tunduk terhadap pemimpin mereka yang senantiasa berjaga-jaga dan bertanggungjawab atas jiwa mereka. Penulis Ibrani juga memberikan jaminan dan tujuan dari semua yang diperintahkan itu, bahwa Tuhan Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. Tuhan Yesuslah yang menjamin kehidupan mereka di dunia dan kelak setelah mereka meninggalkan dunia.

Siapakah yang kita ikuti saat ini? Kita seringkali terombang-ambing dengan rupa-rupa zaman ini yang terkadang membuat iman percaya kita kepada Kristus bisa berubah. Bahkan menyeret banyak orang untuk tunduk kepada kuasa dunia yang telah dikalahkan Tuhan Yesus. Firman Tuhan mengingatkan kita agar tetap belajar dan mengikuti pemimpin-pemimpin iman kita yang senantiasa taat dan setia kepada Tuhan Yesus Kristus. Sebab Kristuslah yang senantiasa berkuasa kekal yang akan memperlengkapi umat-Nya dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya. Masihkah kita dan keluarga kita mengikuti Kristus yang telah mengasihi dan menyelamatkan kita? Marilah menerima firman Tuhan ini dengan rela hati supaya kuasa-Nya tinggal dalam hidup kita. Amin [Dee]            

Doa: Tuhan Yesus, ajarlah aku melakukan kehendak-Mu seturut firman-Mu yang disampaikan para pelayan-Mu di gerejaku. Amin

Kata-kata Bijak:
 “masa Krisis akan membuat manusia bertanya-tanya. Tetapi Tuhan Yesus tidak berubah sampai selama-lamanya ”

MENGENAL TUHAN DALAM KESEHARIAN



supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.
Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga.
Kisah Rasul 17:27-28

Suatu ketika penulis memasuki daerah atau wilayah yang sangat rawan dalam hal rambu-rambu lalu lintas. Semua kendaraan dengan sesukahati berlalu-lalang tanpa aturan. Tiang rambu disetiap persimpangan berdiri kokoh namun lampunya tidak lagi berfungsi. Carut-marut lalulintas menjadi hal yang biasa dihadapi oleh masyarakat. Namun, keanehan yang tampak adalah adanya tanda KTL (kawasan tertib lalu-lintas) pada setiap lokasi. Tentulah ketertiban tidak akan terwujud jika fisilitas dan kontrol terhadap hal tersebut tidak dipersiapkan. Masyarakat tidak akan pernah mengenal arti Kawasan Tertib Lalulintas jika aspek-aspek penunjang yang diperlukan dari hal yang kecil tidak dikenali dipatuhi?

Hal ini juga yang digambarkan oleh Paulus dalam nas ini. Ia ingin menuntun mereka yang menyembah berhala di Atena. Mereka adalah orang-orang yang rajin beribadah menyembah dewa-dewa palsu, tetapi belum mengenal Kristus. Paulus memperkenalkan bahwa dewa-dewa yang mereka sembah itu adalah satu-satunya Allah yang hidup dan yang benar, sebagai satu-satunya yang pantas mereka puja, yaitu Yesus Kristus. Paulus ingin menuntun mereka melalui pemeliharaan ilahi sehari-hari untuk mengenal Sang Pencipta dan menyembah Dia yang benar.  Di sinilah Paulus hendak meletakkan dasar yang benar, dan mengajar mereka bahwa Allah itu ada, dan Allah itu nyata dalam Yesus Krsitus.

Hidup dalam keseharian bersama Allah adalah baik dan indah, sebab menjadi teratur, rutin dan berjalan sebagaimana seharusnya. Alllah-lah sumber segala kebaikan dan keindahan itu yang kita kenal di dalam Tuhan Yesus Kristus, yang berkenan merawat kehidupan kita dan mendampingi kita melangkah di dalam rute hidup setiap hari, agar hidup kita tak membosankan dan dapat kita tanggung. Semua hal itu dapat kita rasakan dan lihat dari berbagai hal yang kecil di dalam keseharian kita. Ketika kita bernafas, membuka mata sejak bangun pagi, adalah bukti bahwa kita hidup. Karena itu, marilah kita menyembah Allah dalam keseharian kita, yaitu melalui hal-hal kecil yang kita kerjakan sehari-hari, misalnya menggunakan helm dan mematuhi rambu lalulintas. Sebab, didalam keteraturan yang kita kerjakan sehari-hari dengan baik akan menjadi bukti nyata bagi oranglain bahwa Roh Allah ada di dalam kita dan kita hidup di dalam Roh-Nya. Disanalah kita pun akan semakin mengenal-Nya; menjamah dan menemukan-Nya melalui semua hal baik yang diperbuat-Nya dalam keseharian kita. Amin [Dee]  

Doa: Ya Tuhan Yesus, tuntun aku dalam hikmat-Mu. Supaya aku dapat mengerti dan melihat-Mu begitu dekat dalam setiap rutinitasku. Amin

Kata-kata Bijak:
“kasih Tuhan selalu baru setiap hari, dan nyata bagi orang yang melihat-Nya sehari-hari”

Saturday, April 30, 2016

Game online = Pornografi = Narkoba



Belakangan ini kami sangat kewalahan menghadapi anak remaja yg sdh ke kecanduan game online. Setiap kali pulang sekolah anak-anak remaja sering terlambat makan bahkan pulang sore. Ternyata mereka asik bermain gameonline di warnet terdekat. Setelah mencari tahu ternyata mereka sudah masuk dalam sebuah sistem permainan yg sama dengan bisnis MLM pada warnet tesebut. 



Member harus mencari member lainnya utk didaftarkan pada warnet tsb. Semakin banyak member yg didaftarkan maka si anak akan memiliki anggota dan ia akan mendapatkan fasilitas main gratis setiap hari. Saya kaget dgn metode bisnis gameonline di kota kecil ini. Anak remaja sdh diracuni secara massal. Saya tidak dapat membayangkan bgm hal ini terjadi di kota anda dan terjadi pada anak anda maupun anak lainnya? 

Donald Hilton Jr mengatakan: Apabila diumpamakan sebuah mobil berjalan kencang, terjadi tabrakan yg sangat keras dan supir mengalami benturan di kepala, paling parah persis dibagian atas alis kanan mata. Maka berdasarkan hasil MRI kerusakan otak dibagian atas alis kanan mata supir tsb sama dengan kerusakan otak yg terjadi pada penikmat gameonline dan pornografi dan orang kecanduan narkoba.



Ternyata kerusakan otak yg ditimbulkan oleh game online dan pornografi memberikan dampak yg sangat parah pada anak. Mengapa hal ini terjadi pada anak laki-laki? Mengapa laki-laki yg cenderung suka bermain game online dan menonton video porno?

Hal ini dijelaskan oleh Elly Risman Psi., bahwa anak laki-laki mjd target utama karena anak laki-laki itu: otak kiri lebih kuat, lebih fokus, testoteron lebih banyak di otaknya, kemaluan di luar sehingga lebih mudah distimulasi. Karena itu anak yg kecanduan game online dan pornografi akan menjadi rusak otaknya dan mengalami BLAST (boring, lonely,angry/afraid, stress, tired = bosan, kesepian, marah/takut, stress dan capek terus).

Pernahkah anda melihat gejala tsb pada anak-anak anda? Itu jugalah yg sedang terjadi pada anak-anak remaja kami. Dan tahukah anda apa dampak yg ditimbulkan oleh BLAST tsb? Mari perhatikan dgn baik.

Akibat lain dari BLAST pada anak yg sdh kecanduan dan kerusakan otak krn game online dan pornografi adalah pencurian, merokok, miras, narkoba, pacaran, masturbasi, seks suka sama suka bahkan LGBT. Anak remaja kita sekarang sdh memiliki perpustakaan porno di otak mereka. Mental porno yg bisa diakses kapan saja dan dimana saja. Bahkan inilah Kerusakan otak permanen karena game online.



Maka mari memperhatikan dgn seksama dan mengenal perkembangan anak-anak kita dengan baik. Tentu bukan dalam pengertian anak kandung kita. Sebab setiap anak yg mjd bagian dalam komunitas, lingkungan, organisasi maupun agama kita adalah anak kita juga.

TUHAN MENDENGARKAN SERUAN ORANG PERCAYA

PENDAHULUAN Saudara/i yang terkasih, kita bersyukur atas kasih dan penyertaan Tuhan karena kita masih bisa beribadah bersama pada ming...